SEGO PECEL LETHOK YU SRI NGISOR TALOK
Kalau di Kediri terkenal dengan sego pecel tumpangnya, maka Ngawi pun tidak mau kalah dengan sego pecel lethoknya. Jadi tumpang dan lethok adalah dua jenis makanan yang sama namun dengan penyebutan yang berbeda. Terbuat dari bahan utama tempe semangit (setengah busuk) dan bumbu-bumbu seperti bamer, baput, cabai, kencur, daun jeruk, daun salam, lengkuas, dan santan.
Walaupun banyak warung pecel lethok lain akan tetapi sego pecel lethok Yu Sri adalah salah satu warung lethok yang legendaris di Ngawi. Terletak di Nambangan, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Ngawi. Tidak terlalu jauh dari kota cuma ke arah Kecamatan Pitu dan nyebrang jembatan Bengawan Solo. Buka setiap hari pukul 06.30 sampai pukul 14.00. Harganya sangat ramah di kantong pun rasanya juga enak, makanya warungnya selalu antri.
Dinamai ngisor talok karena di sesuaikan letak warungnya yang berada di bawah Pohon Talok. Pohon Talok adalah sejenis buah dengan penyebutan yang bermacam-masam di setiap daerah, ada yang menyebut seri, kersen, keres, dll. Kalau di Ngawi orang-orang nyebutnya yaaaa talok, makanan anak-anak tahun 80-90 an ya ini? Hehe..
Menu utama yang di tawarkan di warung ini adalah sego pecel dan lontong pecel. Kalau soal sambel lethok itu opsional aja ya sesuai selera bisa dikasih apa engga bebas. Penyajiannya pun juga unik karena di pincuk dengan daun jati dan pisang. Iyaaa kalo sego pecel disini bungkusnya pake daun jati dan rasanya bikin jadi makin sedep serius. Ini mgkin karena sesuai dengan lokasi tempatnya yang banyak alas pohon jati ya gaes jadi ya kearifan lokal setempat menggunakan bahan yang tersedia.
![]() |
| Yu Sri sedang melayani pembeli |
Untuk menambah kenikmatan menyantap sego pecel lethok ini juga terdapat berbagai pendamping lauk dan gorengan seperti telur dadar, tempe tepung goreng dan pia-pia. Untuk minumannya ada es dawet dan es teh yang segar jika di padukan dengan sego pecelnya. Kalau di Ngawi makan nasi pecel ga terbiasa dengan peyek ya? Karena belum pernah beli di kasih peyek jadi di sediakan kerupuk toples atau bungkus yang warna putih itu.
Konsep warungnya adalah di dalam rumah langsung di jualin di dalam dapur, open kitchen gitu lah kalau bahasa gaulnya. Kita bisa lihat langsung proses masaknya, goreng gorengannya, dan bikin es nya. Yang bikin menambah nikmat adalah masaknya dengan tungku kayu bakar. Tempat kita menyantap makanannya pun bisa di dalam rumah dan di teras. Cari-cari ajalah senyamannya tempat yang kosong.
Kalau berkunjung atau melewati Kabupaten Ngawi kalian harus cobain sego pecel lethok ngisor talok ini yang bisa dicicipi untuk sarapan atau makan siang. Kalau menurutku lebih enak pecel ini di banding beberapa warung pecel yang terkenal di madiun. Tapi ini pendapat pribadi saja jadi silakan kalian buktikan sendiri hehee..








0 Comments